Timnas

Dharma Raj, Arsitek Kebangkitan Hockey Indonesia, Raih Pelatih Terbaik Game Changer Award 2026

02 Jul 2026 · Redaksi FHI

Dharma Raj, Arsitek Kebangkitan Hockey Indonesia, Raih Pelatih Terbaik Game Changer Award 2026

Direktur Teknik Federasi Hockey Indonesia (FHI), Muhammad Dharma Raj, dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik lintas cabang olahraga pada ajang Game Changer Award 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja panjangnya mengangkat hockey Indonesia dari nyaris tanpa struktur menjadi salah satu program yang paling cepat berkembang di Asia Tenggara.

Pelatih asal Malaysia berusia 54 tahun itu bukan nama baru di dunia hockey. Sebelum berkarier di Indonesia, ia dianugerahi Pelatih Terbaik Malaysia pada 2013. Kini, lebih dari satu dekade kemudian, ia meraih penghargaan pelatih tertinggi di dua negara.

“Ini sangat berarti karena penghargaan ini untuk semua orang yang percaya hockey bisa tumbuh di Indonesia,” kata Dharma Raj. Ia menuturkan perjalanan dimulai dari titik yang sangat sederhana, hingga kini hockey mulai dibicarakan secara serius di Tanah Air.

Dharma Raj memberi penghormatan khusus kepada Sekretaris Jenderal FHI, Yasser Arafat, yang disebutnya sebagai figur kunci yang memberi kepercayaan pada rencana jangka panjangnya. “Yasser dan FHI memberi saya kebebasan dan dukungan untuk membangun dengan benar,” ujarnya.

Membangun dari akar rumput

Dharma Raj menerima tawaran dari Indonesia setelah meninggalkan skuad Malaysia pada 2020. Ia memulai dari program provinsi Jawa Barat sebelum diangkat menjadi Direktur Teknik FHI pada 2021. Saat itu, hockey masih tergolong cabang minor di Indonesia.

Ia langsung bekerja dari bawah: menggelar seleksi di berbagai provinsi, menjaring bakat muda hingga ke daerah terpencil, memperkuat sistem kepelatihan, dan memperluas program pembinaan. Kini ia menangani tim putra dan putri di nomor indoor, outdoor, dan Hockey5s sekaligus mengawasi struktur kepelatihan nasional.

Momen yang mengubah segalanya

Titik balik terjadi pada final indoor putra SEA Games 2023 di Kamboja. Indonesia sempat tertinggal 0-3 dari Malaysia saat waktu tersisa sekitar lima menit. Dharma Raj menarik penjaga gawang dan menerapkan power play agresif. Indonesia mencetak tiga gol dalam tiga menit — termasuk gol penyeimbang dua detik jelang bubaran — sebelum menang lewat adu penalti.

Kemenangan dramatis itu mengubah cara publik Indonesia memandang hockey nyaris dalam semalam. Minat masyarakat melonjak, perhatian pemerintah dan sponsor menguat. Indonesia kemudian mempertahankan gelar indoor SEA Games pada 2025.

Menuju panggung Asia

Di bawah arahan Dharma Raj, tim putra dan putri Indonesia lolos secara murni ke dua edisi Asian Games beruntun — Hangzhou dan berikutnya Aichi-Nagoya, Jepang, tahun ini. Sebagai persiapan, tim putra menjalani tur Eropa pada akhir 2025: tiga pekan di Hamburg dan sepekan di Spanyol, dengan dukungan pemerintah dan sponsor.

Meski sukses di Indonesia, Dharma Raj memilih tetap berkewarganegaraan Malaysia. Ia menilai fondasi hockey Indonesia kini mulai tertata, meski pekerjaan rumah masih ada — terutama struktur liga domestik serta perluasan hockey di sekolah dan universitas.

Sumber: Free Malaysia Today (Frankie D’Cruz), 12 Mei 2026.

Berita resmi · Redaksi FHI · diverifikasi Sekretariat.

Berita terkait

Lainnya dari kategori ini

Semua berita