JAKARTA — Timnas Hockey Field Indonesia menetapkan posisi enam besar sebagai target pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Target itu harus diperjuangkan dengan jalan terjal, sebab tim putri maupun putra sama-sama langsung berhadapan dengan kekuatan Tier 1 Asia pada pertandingan pembuka.
Cabang olahraga hockey Asian Games 2026 dijadwalkan mulai dipertandingkan pada 18 September 2026. Timnas Hockey Field Putri akan menghadapi tuan rumah Jepang pada hari pertama, sedangkan tim putra menantang India sehari berselang, 19 September 2026.
Pelatih Kepala Timnas Hockey Field Indonesia, Muhammad Dhaarma Raj, tidak menutupi beratnya laga pembuka tersebut.
“Jepang dan India itu merupakan tim yang berada di Tier 1. Sulit untuk memenangkan pertandingan perdana, tetapi kita akan tetap fight menghadapinya,” kata Dhaarma saat dihubungi, Senin (7/9/2026) malam.
Peluang Tim Putri di Tiga Laga Kunci
Pada Asian Games 2026, Timnas Hockey Field Putri Indonesia tergabung di Pool B bersama India, Jepang, Thailand, Singapura, dan Uzbekistan. Adapun Pool A dihuni China, Korea Selatan, Malaysia, Kazakhstan, Chinese Taipei, dan Bangladesh.
Dhaarma menilai peluang tim putri menembus enam besar terbuka lewat tiga pertandingan melawan lawan yang selevel, yakni Thailand, Singapura, dan Uzbekistan.
“Timnas Hockey Field Putri punya peluang mengalahkan Thailand, Singapura, dan Uzbekistan. Kalau itu bisa terwujud maka peluang kita masuk peringkat ke-5 dan 6 cukup besar,” ujarnya.
Optimisme itu berpijak pada catatan pertemuan sebelumnya. Indonesia pernah mengalahkan Thailand pada SEA Games 2025, menundukkan Singapura di AHF Cup Jakarta 2026, serta memiliki rekam kemenangan atas Uzbekistan.
“Thailand yang peringkatnya lebih tinggi itu, kita pernah menang saat di SEA Games 2025 kemarin. Singapura juga pernah kita kalahkan di AHF Cup Jakarta 2026 lalu. Kita juga pernah menang lawan Uzbekistan,” tambah Dhaarma.
Jalan Lebih Terjal bagi Tim Putra
Tantangan lebih berat menanti Timnas Hockey Field Putra Indonesia yang berada di Pool A bersama India, Jepang, Korea Selatan, Bangladesh, dan Sri Lanka. Pool B dihuni Pakistan, Malaysia, China, Oman, Uzbekistan, dan Thailand.
Dari lima penghuni Pool A, tiga di antaranya dinilai sangat sulit dilewati, yaitu India, Korea Selatan, dan Jepang. Ketiganya belum pernah dikalahkan Indonesia.
“Sulit. Kita belum pernah mengalahkan mereka. Kalau ingin berada di peringkat ke-5–6 itu, kita harus mengalahkan salah satu dari ketiganya. Jika gagal, ya kita hanya berebut peringkat ke-7-8,” tegas Dhaarma.
Tahap Akhir Persiapan
Kedua tim telah menjalani Training Camp (TC) di Malaysia sebagai bagian dari pematangan teknik, strategi, fisik, dan mental pemain. Timnas Hockey Field Putri sudah kembali ke Tanah Air pada 5 September 2026, sementara tim putra dijadwalkan tiba di Jakarta pada 9 September 2026.
Keberangkatan ke Jepang dilakukan bertahap. Tim putri bertolak dari Jakarta pada 14 September 2026, disusul tim putra pada 15 September 2026.
Dengan format persaingan yang ketat sejak fase grup, setiap laga menjadi penentu. Bagi tim putri, tiga pertandingan melawan Thailand, Singapura, dan Uzbekistan menjadi momentum mengumpulkan poin. Sedangkan tim putra dituntut mencuri hasil dari salah satu raksasa Pool A bila ingin lolos dari perebutan peringkat ke-7 dan ke-8.
Berita resmi · Redaksi FHI · diverifikasi Sekretariat.