Timnas

Menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Timnas Hoki Lapangan Bidik Enam Besar demi Tiket Olimpiade 2028

04 Sep 2026 · Redaksi FHI

Menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Timnas Hoki Lapangan Bidik Enam Besar demi Tiket Olimpiade 2028

Bagi Timnas Hoki Lapangan Indonesia, angka enam bukan sekadar peringkat. Ia adalah pintu. Masuk enam besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berarti Indonesia berpeluang mengikuti babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Karena itu, target yang dibawa ke Jepang bukan semata soal mengalahkan lawan, melainkan bertahan cukup lama dalam persaingan Asia agar peluang dua tahun berikutnya tetap hidup. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Malaysia sebagai ruang uji

Persiapan itu dijalani lewat pemusatan latihan dan rangkaian uji coba di Malaysia. Tim putri berada di sana sejak 5 Agustus hingga 3 September 2026, sementara tim putra menyusul pada 10 Agustus dan menjalani program hingga 10 September 2026.

Di Negeri Jiran, pertandingan menjadi bagian dari latihan itu sendiri. Lawan datang dari klub dan tim-tim yang akan tampil di berbagai kejohanan Malaysia — kompetisi yang levelnya kurang lebih setara Pekan Olahraga Nasional (PON) di Indonesia. Sedikitnya 15 laga sudah dijalani, dan jumlahnya mungkin lebih banyak karena liga di sana belum selesai.

“Dalam sebulan ini ya kita mainnya banyak perlawananlah. Saya enggak tahu berapa banyak ya, ya mungkin lebih daripada 15 perlawanan mungkin di Malaysia, itu kan ada kejohanan dan liganya pun masih belum selesai. Jadi, kita sempat bermain dengan mereka itu,” kata Pelatih Timnas Hoki Lapangan Indonesia, Muhammad Dhaarma Raj, yang dihubungi Selasa (1/9/2026).

Setiap laga meninggalkan bahan evaluasi: koordinasi yang perlu diperbaiki, keputusan yang harus dipercepat, kerja sama yang mesti semakin padu.

“Performa mereka semakin meningkat dan kerjasamanya juga. Dan, kita akan terus melakukan evaluasi sehingga bisa lebih siap saat menghadapi persaingan di Asian Games 2026 nanti,” jelasnya.

India dan Jepang menanti

Putra dan putri Indonesia lolos ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui babak kualifikasi, untuk kali kedua secara beruntun setelah Asian Games Hangzhou 2022. Pengalaman itu menjadi modal, tetapi Dhaarma paham modal saja tidak cukup.

Pelatih yang mengantar Timnas Hoki Indoor Putra meraih gelar juara SEA Games Kamboja 2023 dan SEA Games Thailand 2025 ini tidak memindahkan ukuran keberhasilan Asia Tenggara ke level Asia.

“Asian Games itu bukanlah seperti SEA Games. Di sini ada pasukan-pasukan Tier 1 yang bermain di antaranya India dan Jepang. Tidak gampang menghadapinya,” ungkap Dhaarma.

Ia memilih kata-kata sederhana soal target: “Yang pasti, kita akan tampil maksimal dan berusaha tampil maksimal.” Tidak ada janji medali, tidak ada sasaran yang sengaja dibuat tinggi.

“Masuk dalam peringkat 6 besar saja sudah cukup bagus karena kita bisa punya kesempatan mengikuti babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 nanti,” ungkapnya.

Enam besar, dengan begitu, bukan batas ambisi melainkan titik antara: di satu sisi Aichi-Nagoya sebagai tempat mengukur diri melawan kekuatan utama Asia, di sisi lain Los Angeles 2028 yang belum tentu tersentuh bila Indonesia gagal melewati persaingan di Jepang.

Berita resmi · Redaksi FHI · diverifikasi Sekretariat.

Berita terkait

Lainnya dari kategori ini

Semua berita